Sponsored Links

UKG Menguntungkan Bagi Guru

Uji kompetensi guru (UKG) baik gelombang I atau II dinilai menguntungkan bagi guru. UKG yang dimaksud menurut kami bukan hanya yang bersifat online tapi juga yang manual. Alasan kenapa menguntungkan, karena UKG tersebut merupakan dasar untuk menentukan pendidikan dan pelatihan (diklat) sesuai kondisi dan kebutuhan guru. Untuk itu, para guru bersertifikat yang berhak mengikuti UKG diharapkan menjalani ujian dengan baik di tempat uji kompetensi (TUK) yang ditentukan. Sebagaimana tersurat dalam pedoman, bahwa UKG ini penting artinya guna pemetaan bagi guru. jadi, Pemerintah berharap guru dapat hadir sesuai panggilan. Apalagi UKG tahap II, Pemerintah memmastikan kualitas pelaksanaan UKG yang lebih baik dari gelombang pertama, demikian seperti disampaikan Kepala Badan Pengembangan SDM Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kemendikbud, Syawal Gultom, Senin (1/10/2012) di Jakarta.

Dengan mengikuti UKG guru tidak rugi atau dirugikan. Apalagi UKG ini bertujuan untuk pemetaan dan tidak ada kaitannya dengan pembayaran tunjangan profesi guru. Justru dari hasil UKG ini akan dipakai untuk pengembangan dan pendidikan guru yang selama ini diabaikan. Pasca UKG online, Kemdikbud memprogramkan diklat online bagi para guru. Modul-modul yang siapkan Kemendikbud bisa diakses di TUK yang tersebar di sekolah-sekolah. Namun diklat tatap muka juga masih dilakukan, terutama untuk memberi sentuhan dan motivasi guru.

Pelaksanaan UKG ini telah berhasil mengaktifkan 2.606 lab komputer sekolah yang nantinya akan kami gunakan sebagai tempat diklat online para guru tahun 2013 nanti," kata Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Guru Syawal Gultom di Jakarta, Senin (6/8/2012).

Gultom juga mengungkapkan, sedikitnya ada 3.500 laboratorium komputer yang telah menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK). Kemudian TUK juga akan difungsikan sebagai diklat pasca UKG berlangsung. Sebagai tambahan bahwa diklat online yang digelar ini merupakan bagian dari optimasi jardiknas untuk e-learning. Sejauh ini, 2.606 diklat sudah terkoneksi dengan baik, sisanya akan diaktifkan. Syawal optimistis program tersebut bakal berjalan dengan baik.

Pemanfaatan TUK inilah untuk sarana diklat bagi para guru kita, merupakan upaya efisiensi biaya. Nantinya, model belajar apapun, kalau jaringan sudah aktif itu bisa langsung diterima guru. Diklat guru online, akan disampaikan dalam beberapa bagian, di antaranya online system, CD offline interaktif komputer, melalui modul, dan juga tatap muka. Semoga berhasil! Amin Yaa Rabbal Alamin!

Post a Comment

0 Comments