Sponsored Links

UKG Pengaruhi Kenaikan Pangkat Guru

Apakah UKG bisa mempengaruhi Kenaikan Pangkat bagi guru? Ternyata ketidakikutsertaan pendidik pada Uji Kompetensi Guru (UKG) akan berdampak pada kenaikan pangkat dan jabatan fungsional. Hal itu telah diatur dalam Permendikbud No 57 Tahun 2012 tentang Uji Kompetensi Guru.

Dalam regulasi tersebut, UKG bertujuan untuk pemetaan kompetensi dasar dan kegiatan pengembangan keprofesian guru berkelanjutan, sehingga guru wajib mengikuti UKG.

Kasi Pemetaan Mutu Pendidikan LPMP Jateng Yuli Haryanto mengatakan, Penyelenggaraan UKG tidak ada kaitannya dengan tunjangan profesional bagi guru yang sudah bersertifikat. Tapi, jika yang bersangkutan tidak turut dalam ujian itu, bisa berdampak pada kenaikan pangkat dan jabatan fungsional seperti yang diatur dalam Permendikbud. ''Selain itu, dimungkinkan ada juga sanksi disiplin yang telah diatur pemerintah kabupaten/kota,'' ungkapnya. Beliau menjelaskan, jika guru tidak mengikuti karena sakit atau alasan yang jelas, akan ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan kabupaten/kota dengan adanya ujian susulan.

UKG tingkat Provinsi Jawa Tengah diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) dan Dinas Pendidikan, sedangkan jumlah peserta 129.282 guru yang telah bersertifikat akan mengikuti proses tersebut dari jenjang SMA, SMP, SD, TK, hingga SLB. Sementara guru SMK, kepala sekolah, dan pengawas sekolah, UKG akan dilaksanakan 1 Oktober - 6 Oktober 2012.

''Khusus bagi kepala sekolah, mereka akan mengikuti UKG dua kali, karena mereka merupakan guru yang mendapat tugas tambahan. Ujian pertama pada 30 Juli ini sebagai guru mata pelajaran yang diampunya dan kedua pada awal Oktober sebagai guru yang memiliki jabatan fungsional sebagai kepala sekolah. Tes akan dilaksanakan secara online di sekolah-sekolah yang ditunjuk dan lolos validasi/verifikasi oleh Dinas Pendidikan kabupaten/kota.

Post a Comment

0 Comments