Sponsored Links

Pelaksanaan UKG online di Surakarta Terkendala Teknis

Pada pelaksanaan UKG online tahap I di Kota Surakarta tidak sepenuhnya berlangsung lancar. Akses internet untuk mengerjakan ujian kompetensi tidak sepenuhnya tersambung sempurna. Akibatnya, para guru merasa dirugikan dengan amburadulnya sistem ujian berbasis online tersebut.

"Sudah ada beberapa yang bisa terkoneksi dan bisa mengerjakan soal, tetapi masih ada yang satu ruangan belum bisa terkoneksi sama sekali," kata petugas dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Jateng Mulyadi, Selasa (31/7). Mulyadi mengakui masih kacaunya UKG. Menurutnya, di SMP 1, akses internet belum bisa terkoneksi sama sekali untuk UKG. Sementara di SMKN 2, para guru sudah bisa memasukkan data awal peserta tetapi soal yang diunduh melalui internet belum bisa keluar. Sementara di SMAN 4 dan SMP 4, beberapa komputer bisa tersambung ke server penyelenggara, Tapi ada pula yang tidak. Hanya di SMP N 3 yang seluruh peserta bisa tersambung dan mengerjakan UKG.

Disinggung mengenai kebijakan yang akan diambil terkait adanya guru yang ditugikan karena komputernya tidak bisa tersambung ke internet, Mulyadi mengaku belum tahu. Ia hanya mengimbau agar para guru yang baru bisa tersambung dengan server pada waktu mendekati tenggat, sebaiknya tidak mengerjakan soal. Sebab jika memaksa mengerjakan soal di waktu-waktu terakhir, justru merugikan mereka."Sebaiknya tidak usah dikerjakan, kemudian lapor saja pada petugas biar masuk ke berita acara dan nanti dijadwalkan ulang UKG-nya," kata Mulyadi.

Salah seorang guru, Slamet dari SMP Muhammadiyah 2 mengaku memilih mengikuti ujian secara offline jika melihat Penyelenggaraan ujian online yang kacau dan merugikan guru. Selain terpaksa sudah menghabiskan waktu meninggalkan para murid, ia juga gagal ikut ujian online.

Post a Comment

0 Comments