Sponsored Links

Friday, April 26, 2013

Kisi-kisi Sertifikasi Guru TK 2013

Di sekolah Taman Kanak-kanak metode metode pembelajaran yang dapat digunakan antara lain metode bercerita, metode bercakap-cakap, metode tanya jawab, metode karyawisata, metode demonstrasi, metode sosiodrama atau bermain peran, metode eksperimen, dan metode pemberian tugas.

Dalam kisi-kisi Uji Kompetensi Guru TK 2013 antara lain dijelaskan Kompetensi Utama yang terdiri dari kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional. Kemudian standar kompetensi guru yang terdiri dari dua bagian yaitu kompetensi inti dan kompetensi guru mapel/guru kelas. Kompetensi inti contohnya memperlakukan anak secara tepat dan penuh kasih sayang (passionate) sementara menunjukkan ketertarikan terhadap hal-hal yang diminati oleh anak merupakan contoh dari kompetensi guru mapel/guru kelas.

Selain itu dikemukakan standar isi yang terdiri dari standar kompetensi dan kompetensi dasar. Contoh dari standar kompetensi adalah menguasai karakteristik peserta didik dari aspek fisik, moral, sosial, kultural, emosional, dan intelektual. Sedangkan contoh dari kompetensi dasar adalah Memahami karakteristik peserta didik usia TK/PAUD yang berkaitan dengan aspek fisik, intelektual, sosialemosional, moral, dan latar belakang sosial-budaya. Disamping itu dijelaskan juga mengenai indikator esensial diantaranya tentang mendeteksi ciri perkembangan fisik , intelektual, sosialemosional, moral, dan latar belakang sosial-budaya anak usia 4-6 tahun.

Uuntuk mendapatkan file Kisi-kisi Uji Kompetensi Guru TK 2013, silakan download disini. Demikian info Kisi-kisi Sertifikasi Guru TK 2013 kami sampaikan, semoga bermanfaat! Amin Ya Rabbal Alamin!


Sumber : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Copyright © 2013 ujikompetensiguru.com all rights reserved

Read More...

Kisi-kisi UK Sertifikasi Guru 2013

Pihak Kemdikbud memberikan informasi terkait tahap verifikasi data guru, daftar guru belum bersertifikat pendidik, dan panduan penetapan peserta sertifikasi guru tahun 2013 diantaranya tentang Kisi-Kisi Uji Kompetensi (UK) Tahun 2013, daftar guru belum bersertifikat pendidik, Sertifikasi Guru dalam jabatan Tahun 2013. Untuk Sertifikasi Guru tahun 2013 Kemdikbud baru memberikan sebagian buku penduan yakni Buku 1 berupa Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2013 beserta lampirannya.

Kisi-Kisi Uji Kompetensi Tahun 2013 merupakan gambaran dari materi pelajaran yang akan diujikan dalam Uji Kompetensi (UK) Tahun 2013. Kisi-kisi tersebut bisa dipergunakan oleh para guru untuk mempersiapkan diri secara lebih terarah pada materi yang diperkirakan bakal muncul dalam tes dalam berbagai bentuknya.



Kisi-kisi UK Sertifikasi Guru 2013 dibuat untuk guru-guru yang mengajar di jenjang pendidikan Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Mata pelajaran yang sudah disosialisasikan ada sekitar 69 mata pelajaran. Dimana sekitar 29 bidang studi berupa mapel umum seperti mata pelajaran Guru Kelas TK, mata pelajaran Guru kelas SD, mata pelajaran SLB, mata pelajaran Penjaskes, mata pelajaran IPA, mata pelajaran Matematika, mata pelajaran Biologi, mata pelajaran Fisika, mata pelajaran Kimia, dan lain-lain.

Sedangkan untuk mata pelajaran dalam lingkup Sekolah Menengah Kejuruan sekitar 40 kompetensi keahlian diantaranya kompetensi keahlian Instrumentasi Industri, kompetensi keahlian Teknik Kimia, kompetensi keahlian Teknik Elektronika, kompetensi keahlian TKI, kompetensi keahlian Seni Rupa, kompetensi keahlian Teknik Bangunan, kompetensi keahlian Teknik Plambing dan Sanitasi, kompetensi keahlian Teknik survei dan pemetaan, kompetensi keahlian Teknik Ketenagalistrikan, kompetensi keahlian Teknik Pendingin dan tataudara, dan lain-lain.

Sejumlah file Kisi-kisi UK Sertifikasi Guru 2013 tersebut bisa anda download disini


Perlu difahami bahwa guru belum bersertifikat pendidik adalah guru bukan GTT dan belum memiliki sertifikat pendidik, sertifikasi guru dalam jabatan. Verifikasi data guru bertujuan mendapatkan informasi yang benar sebagai bahan informasi awal dalam penetapan peserta Sertifikasi Guru Dalam Jabatan tahun 2013 dan tahun-tahun berikutnya. Demikian informasi bahan uji kompetensi tahun 2013 kami sampaikan, semoga bermanfaat dan sukseslah guru Indonesia. Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!

Sumber : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Copyright © 2013 ujikompetensiguru.com all rights reserved

Read More...

Monday, April 22, 2013

Guru Slamet Minta Presiden untuk Batalkan Proyek Kurikulum 2013

Guru Slamet, diantar Koalisi Tolak Kurikulum 2013 yang terdiri dari berbagai organisasi guru, orangtua murid, dan lainnya, menyurati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk membatalkan Kurikulum 2013 yang disusun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Slamet Marwanto adalah perwakilan dari Forum Musyawarah Guru Jakarta (FMGJ), mengayuh sepeda ontelnya melintasi depan Stasiun Gambir dan finis di depan Istana Negara. Surat untuk Presiden diberikan melalui bagian tata usaha Istana Kepresidenan.

Guru Slamet dengan bersepeda ontel dari depan Balaikota Pemprov DKI Jakarta menuju Istana Negara untuk menyerahkan surat tersebut. Slamet dan Koalisi juga ikut menyerahkan 1800 petisi berisi alasan dan dukungan dari semua elemen yang menolak Kurikulum 2013.

"Surat dan petisi yang dibawa Pak Slamet dan teman-teman dari Koalisi Tolak Kurikulum 2013 dipastikan sudah diterima pihak Istana Negara. Tadi yang menerima Pak Adi, bagian surat menyurat," ujar anggota Koalisi dari ICW Siti Juliantari Rachman saat dihubungi Tribun, Jumat (12/4/2013).

Menurut Siti, aksi ini merupakan simbol penolakan terhadap kurikulum 2013 dengan tidak dilibatkannya guru dalam proses penyusunannya. Padahal, peran guru penting sebagai ujung tombak pendidikan karena paling mengetahui bagaimana keadaan pendidikan di kelas-kelas.

"Makanya melalui surat ini, Kami meminta Presiden SBY agar membatalkan kurikulum 2013. Sebab, kurikulum 2013 tidak memiliki urgensi dan tujuan yang tepat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia," tukas Siti.

Tujuan baik perubahan kurikulum bisa dicapai bila perubahannya direncanakan matang, dengan melibatkan pemangku kebijakan utama dalam pendidikan terutama guru, dan membuka diri dengan menerima masukan masyarakat, bukan dibuat dengan pendekatan kekuasaan.

Koalisi Tolak Kurikulum terdiri dari berbagai organisasi guru, orangtua murid, Sekolah Tanpa Batas, Koalisi Pendidikan, Indonesia Corruption Watch (ICW), dan praktisi pendidikan. Aksi ini merupakan simbol penolakan terhadap Kurikulum 2013 dan karena tidak dilibatkannya guru dalam proses penyusunan kurikulum tersebut.

Sumber: Tribun

Read More...

UN Dinilai Tidak Perlu Jika Kurikulum 2013 Berjalan

Anggota Komisi X DPR RI Djamal Aziz menegaskan, bilamana Kurikulum 2013 sudah berjalan maka tidak perlu ada lagi Ujian Nasional (UN). Karena buku pegangan guru yang disebut Babon atau Buku Induk Pembelajaran hanya ada satu pedoman yang berlaku di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

“Saya berharap dengan buku pegangan guru yang disebut Babon atau Buku Induk Pembelajaran Kurikulum ini para guru punya kreativitas, jadi guru benar-benar akan dimudahkan dan guru tidak perlu menulis lagi,” jelas Djamal Aziz yang akrab dipanggil Habib.

Konsekuensinya, lanjut Habib, yang jelas tidak ada lagi UN. Karena sudah ada Kurikulum baru kenapa harus ada UN. Untuk harus ada perubahan metode dan akan dievaluasi.

Senada dengan Djamal, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Asman Abnur usai meninjau pelaksaan UN 2013 di SMK Negeri 2 dan SMA Negeri 3 Batam, Senin (15/4). mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi dan setelah dari Batam ini kita akan mengadakan Rapat Kerja (Raker) dengan Mendikbud. “Kasus yang muncul terutama tertundanya UN di 11 Provinsi akan kita evaluasi, dan masing-masing fraksi yang ada di Komisi X akan menentukan sikapnya,” ungkap Asman.

Sebagai info, Buku Babon didesain untuk memfasilitasi guru melakukan tugas mengajarnya dan peserta didik mengikuti kegiatan belajar mengajar. Buku Babon direncanakan untuk memuat isi mata pelajaran, metode mengajar, dan metode evaluasi. Dengan ketiga komponen tersebut, guru diharapkan dapat melakukan diagnosis terhadap kesulitan belajar peserta didik dan peserta didik diharapkan akan mengetahui pada topik bahasan yang mana dia mengalami kesulitan untuk memahaminya. Keberadaan Buku Babon merupakan standar minimum yang harus dicapai oleh setiap siswa. Jika ada satuan pendidikan yang mampu untuk mencapai lebih tinggi dari standar yang ditetapkan pada Buku Babon Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak melarangnya, bahkan mendorong setiap satuan pendidikan dapat mencapai target yang lebih tinggi.

Sumber: Pikiran Rakyat

Read More...

Sunday, April 21, 2013

Inilah Penyebab Tunjangan Guru Terhambat

Pemerintah diwakili Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengakui tunjangan guru masih sering terhambat di beberapa daerah. Meski demikian, guru diminta untuk selalu meningkatkan kinerjanya.

Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Sumarna Surapranata mengungkapkan penyebab penyaluran tunjangan guru terhambat.

Pertama, guru mungkin belum memenuhi syarat administratif sebagai penerima tunjangan. "Kedua, karena upload verifikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang menjadi acuan data pemberian tunjangan guru masih berjalan," kata Sumarna, di Manado Jumat (12/4).

Setidaknya terdapat empat jenis tunjangan yang diterima guru yakni tunjangan profesi, tunjangan profesional, tunjangan khusus, dan bantuan biaya peningkatan kualifikasi akademik ke S1/D1V.

Menurutnya, tunjangan yang masih terhambat memang penyaluran tunjangan profesi. Pasalnya, ada guru untuk memenuhi 24 jam tatap muka mengajar tidak sesuai latar belakang sertifikasinya. "Atau ada pemindahan guru antar jenjang misalnya guru SD mengajar SMP," kata Sumarna.

Lebih lanjut Direktur Pembinaan P2TK Dikdas Sumarna menuturkan penyaluran tunjangan guru harus memenuhi asas 3TA yakni tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat jumlah, juga akuntanbel.

Ia mengatakan asas distribusi tunjangan guru 3TA tersebut merupakan instruksi Presiden kepada Kemdikbud. "Berdasarkan instruksi Presiden tertanggal 31 Juli 2012 bahwa seluruh tunjangan guru harus memenuhi 3TA," ujar Sumarna.

Tunjangan Guru Tertunda Gara-Gara Internet
Ketua Kelompok Kerja Pendataan Pendidikan Kabupaten Buton Utara Provinsi Sulawesi Tenggara M. Rusli Asaf mengeluhkan akses Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang diterapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Padahal, penyaluran tunjangan guru bergantung dari sistem tersebut."Permasalahan mendasar untuk Indonesia bagian timur yakni sulitnya mengakses internet dalam pemenuhan Dapodik. Sedangkan sistem Dapodik yang bersifat online berbasiskan internet," ujar Rusli di Manado Sabtu (13/4).

Selain sulitnya mengakses internet, Rusli mengungkapkan minimnya sumber daya yang mengerti IT menjadi kendala dalam pemasukan data Dapodik oleh KKDATADIK kabupaten. "Sedikit operator sekolah yang mengerti bagaimana cara untuk mengakses Dapodik," katanya.

Menurutnya, penetapan sistem Dapodik oleh pemerintah pusat menggenarilisasi kondisi seluruh Indonesia. Pemerintah mengganggap semua wilayah sama seperti Jakarta, tidak melihat masih ada yang terbelakang dalam hal akses informasi.

"Jangankan untuk internet, untuk menelepon saja harus cari sinyal dekat-dekat laut," kata Rusli. Jika sulit memasukan data untuk Dapodik secara online, pemerintah memperbolehkan melalui offline yakni pengiriman berkas data secara manual.

Akan tetapi Rusli mengatakan tidak semua model pengisian data dalam Dapodik bisa dilakukan dengan manual."Misalnya data untuk daftar guru dalam rombel itu ada yang bisa melalui offline dan ada yang melalui online. Kebanyakan harus online," tutur Rusli.

Sulitnya mengakses Dapodik secara online, menurut Rusli, menjadi salah satu kegagalan dalam penyaluran tunjangan guru. "Kami tidak bisa salahkan operator karena memang keterbatasan akses," ujarnya.

Sumber: Republika

Read More...

Kemdikbud Sampaikan Tiga Syarat Penyaluran Tunjangan Guru

Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Pendidikan Dasar (Dikdas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Sumarna Surapranata mengingatkan agar penyaluran tunjangan guru harus memenuhi asas 3TA yakni tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat jumlah, juga akuntanbel.

"Penyaluran tunjangan guru haruslah 3TA: tepat waktu, jumlah, sasaran, dan akuntabel," ujar Sumarna pada pembukaan"Rakornas Persiapan Penyaluran Tunjangan Guru 2013 di Manado" Kamis malam (11/4).

Menurut Sumarna, asas distribusi tunjangan guru 3TA tersebut merupakan instruksi Presiden kepada Kemdikbud. "Berdasarkan instruksi Presiden tertanggal 31 Juli 2012 bahwa seluruh tunjangan guru harus memenuhi 3TA," ujar Sumarna.

Sumarna mengatakan beberapa tunjangan guru sudah turun sejak 19 Maret 2013 lalu namun masih bertahap.



Lebih lanjut, Sumarno menuturkan, untuk melancarkan distribusi tunjangan guru, Direktorat P2TK Dikdas Kemdikbud sudah mulai memberlakukan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sejak April-Agustus 2012 lalu sebagai data dasar tunjangan guru.

"April tahun lalu sudah diberlakukan Dapodik sesuai dengan instruksi Mendikbud. Jadi April-Agustus 2012 sekolah sudah input data guru mengajar di kelas berapa," tuturnya.

Sumarna mengatakan, untuk memperkuat Dapodik, saat ini di sekolah jenjang dikdas yakni SD dan SMP di seluruh Indonesia memiliki operator Dapodik. Namun, untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan pendidikan menengah (dikmen) belum berjalan. Menurutnya, untuk jenjang pendidikan tersebut kemungkinan tahun 2014 bisa berjalan dan menjadi terintegrasi dengan dikdas.

Sumber: Republika

Read More...

Jadual Pelatihan Guru untuk Kurikulum 2013

Di tengah persiapan konten untuk kurikulum 2013, persiapan guru juga dilakukan secara paralel. Skema untuk pelatihan guru ini dimulai dengan pelatihan instruktur nasional yang akan dilakukan akhir Mei mendatang. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. DR. Mohammad Nuh, DEA mengatakan bahwa pelatihan instruktur nasional akan dilakukan di Jakarta.

"Instruktur nasional ini nanti akan melatih guru-guru inti," katanya. Pelatihan guru inti akan dilakukan awal hingga pertengahan Juni. Guru-guru inti tersebut akan dilatih di regional masing-masing. Nantinya, guru inti akan melatih guru sasaran di setiap provinsi. Nuh menjelaskan, tadinya skenario pelatihan guru sasaran akan dilakukan di kabupaten kota. Tapi karena jumlahnya sekolah sasaran pelaksana kurikulum 2013 diperkecil, maka tidak efektif jika harus ke kabupaten kota, sehingga akhirnya pelatihan ditarik ke provinsi.

Pelatihan guru inti akan dilakukan di enam wilayah regional. Yaitu Jakarta, Bandung, Medan, Semarang, Makassar, dan Surabaya. Region Surabaya meliputi Kalimantan Timur, NTT, dan Jawa Timur. Sama seperti region yang lain, pemilihan wilayah ini didasarkan pada jarak terdekat.

Setelah selesai, guru inti akan melatih guru sasaran pada akhir Juni sampai dengan minggu pertama bulan Juli (7/7). Tempat pelatihan di provinsi akan memaksimalkan lokasi di LPMP dan P4TK. "Kenapa di minggu pertama harus sudah selesai, karena setelah itu sudah puasa," jelasnya.

Guru sasaran disiapkan untuk mengajar 22.499 rombongan belajar (rombel) SD, 13.423 SMP, 51.527 SMA, dan 45.174 SMK. Setiap guru yang akan dilatih akan disesuaikan dengan kebutuhan implementeasi kurikulum 2013 ini.

Sumber: Kemdikbud

Read More...

Kemdikbud: Kurikulum 2013 Tidak Merugikan Guru

Kemdikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) menjamin bahwa penerapan Kurikulum 2013 tidak akan merugikan guru. Sebaliknya, justru akan meringankan beban guru. Demikian dikatakan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) bidang pendidikan, Musliar Kasim, saat menerima perwakilan berbagai organisasi guru, di Kantor Kemdikbud, Senayan, Jakarta (27/3).

Pernyataan ini disampaikan Musliar Kasim menjawab pertanyaan salah seorang perwakilan guru yang menanyakan tentang nasib guru yang mata pelajarannya dihapus atau digabungkan dengan mata pelajaran lain. “Dengan Kurikulum 2013, beban guru menjadi ringan sebab guru tidak perlu lagi membuat silabus pelajaran”, ujar Musliar. Namun demikian, hal ini tidak mengurangi kreativitas guru, sebab guru diberikan ruang untuk mengembangkan kreativitasnya.

Ditambahkan Wamendikbud, Kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang didambakan masyarakat karena membuat pembelajaran lebih menyenangkan. “Adanya pihak-pihak yang menghalangi niat baik Kemdikbud menerapkan Kurikulum 2013 disebabkan mereka belum paham”, kata Musliar yang mantan rektor Universitas Andalas itu.

Kurikulum 2013 merupakan model kurikulum yang sudah diterapkan di sekolah-sekolah yang bagus. Selama ini hanya orang-orang mampu yang bisa menikmati metode seperti ini. Musliar menghimbau agar Kurikulum 2013 tidak perlu ditunda penerapannya. Perkara belum sempurna, dikatakannya, semua hal juga tidak ada yang sempurna. “Saya sudah tidak sabar menunggu diterapkannya Kurikulum 2013 pada Juli mendatang, jika belum sempurna, tugas kita bersama untuk menyempurnakannya”, tegasnya.

Sumber: Kemdikbud

Read More...

Kurikulum 2013 Siap Dilaksanakan

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terus melakukan penyiapan dan penyempurnaan pelaksanaan Kurikulum 2013. Ditargetkan Kurikulum 2013 sudah dapat dilaksanakan mulai tahun pelajaran 2013/2014. Demikian dikatakan Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemdikbud, Ibnu Hamad, di Kantor Kemdikbud, Senayan, Jakarta pada tanggal 27 Maret 2013.

Ibnu menjelaskan, persiapan pelaksanaan kurikulum 2013 meliputi penyiapan buku dan pelatihan guru. Untuk buku, ditargetkan pada 28 April 2013 sudah siap cetak, dan pada 10 Juli 2013 sudah didistribusikan ke sekolah-sekolah. “Pada hari pertama tahun pelajaran baru buku sudah diterima murid”, ujarnya.

Adapun pelatihan guru, akan dimulai pada Juni 2013, bersamaan dengan jadwal libur sekolah. Kurikulum 2013 akan diterapkan secara bertahap, pada kelas I dan IV SD, kelas VII SMP dan Kelas X SMA.

Terkait dengan anggaran Kurikulum 2013, Ibnu Hamad mengatakan, sudah mendapat persetujuan dari Komisi X DPR RI dalam rapat kerja Komisi X DPR RI dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) pada Jumat (8/03). Anggaran Kurikulum 2013 berjumlah Rp 2,491 triliun, terdiri atas anggaran melekat sebesar Rp 1,740 triliun (69,9 persen) dan anggaran tambahan sebanyak Rp 751,4 miliar (30,1 persen).

Anggaran melekat, kata Ibnu, bersumber dari APBN sebesar Rp 991,8 miliar dan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 748,5 miliar. Anggaran ini digunakan untuk pelatihan guru dan pengadaan buku bagi siswa dan guru. Adapun anggaran tambahan digunakan untuk penyiapan dokumen kurikulum, penulisan buku, penggandaan buku, pelatihan guru, dan monitoring dan evaluasi.

Untuk menghindari terjadinya penyimpangan, khususnya penyiapan buku, Kemdikbud menerapkan lelang terbuka melalui situs lpse.kemdikbud.go.id. Selain itu, selama proses pelelangan berlangsung panitia lelang didampingi unsur Inspektorat Jenderal Kemdikbud dan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP).

Agar implementasi Kurikulum 2013 bisa dilaksanakan tanpa menimbulkan permasalahan hukum di kemudian hari, Kemdikbud akan mengkonsultasikan kebijakan dan anggaran kurikulum 2013 dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Sumber: Kemdikbud

Read More...

Ratusan Guru Dinilai Tidak Layak Menerima Sertifikasi

Ratusan guru di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dinilai tidak layak oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menerima sertifikasi sebagai pendidik.

Mereka tidak lolos sertifikasi penilaian berdasarkan data pokok pendidikan (Dapodik) Kemdikbud pada triwulan pertama. Akibatnya, mereka terancam tidak menerima dana sertifikasi guru.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi pada triwulan pertama ada sebanyak 677 guru yang dinyatakan tidak memenuhi syarat. Penetapan hasil ini langsung dilakukan Kemdikbud dengan sejumlah parameter.

Salah satu paremeternya guru dikatakan tidak memenuhi syarat karena tidak mampu mengajar secara tatap muka selama 24 jam seminggu.

Selain itu, guru tersebut mengajar mata pelajaran yang tidak sesuai dengan kompetensinya.

Ketua Tim Teknis Sertifikasi, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi, Dede Daniel menjelaskan ratusan guru yang dinilai tidak layak ini masih diberikan kesempatan untuk memperbaiki kinerja.

“Dalam satu tahun para guru diberikan peluang sebanyak empat kali untuk mendapatkan surat keputusan (SK) dana sertifikasi. Sementara pada triwulan pertama ada 4 ribu guru yang dinilai layak mendapatkan tunjangan sertifikasi dengan ketentuan yang ada,” kata Dede, Senin (25/3).

Dede merinci jumlah guru di Kabupaten Sukabumi mencapai sebanyak 12 ribu orang. Guru yang sudah sertifikasi baru mencapai sekitar 7 ribu orang. “Masih ada sekitar 40 persen guru yang belum mendapatkan sertifikasi,” cetusnya.

Di lain sisi, kalangan pendidik mempertanyakan penetapan ratusan guru tidak layak oleh Kemdikbud. Pasalnya, jumlah guru yang dinilai tidak layak cukup banyak. Mereka khawatir adanya kesalahan informasi dalam memasukan data ke Dapodik Kemdikbud.

“Banyak guru yang seharusnya dinyatakan layak malah ditetapkan sebagai guru yang tidak memenuhi syarat. Padahal semua persyaratannya sudah dipenuhi. Jadi kami khawatir adanya kesalahan dalam memasukan data,” keluh salah seorang guru di Kecamatan Gunungguruh Sukabumi Jabar.

Sumber: Poskota

Read More...

Tunjangan Sertifikasi Terancam Terlambat

Proses pencairan tunjangan profesi sepertinya akan mengalami keterlambatan. Hal tersebut disebabkan karena belum keluarnya Surat Keputusan (SK) pencairan tunjangan profesi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

"Kami kirimkan surat (ke Mendikbud) berdasarkan pengaduan bahwa suang sertifikasi sudah ada di daerah, tapi tidak bisa dibagikan karena surat keputusan dari dirjen belum turun," ungkap Ketua Umum PB PGRI, Sulistiyo, di Jakarta.

Dikatakan, tunjangan profesi baru bisa disalurkan kepada guru yang berhak setelah daerah menerima surat perintah pencairan dari masing-masing Direktorat Jendral di Kemdikbud. Anggaran tunjangan profesi merupakan dana transfer yang dikirim langsung oleh Kementerian Keuangan ke kas daerah.

"Penerbitan SK pencairan sangat terlambat, oleh karena itu kami mendesak untuk segera diterbitkan," tegasnya.

Menurutnya, jika SK tersebut tidak segera diterbitkan oleh pemerintah, maka guru akan sangat dirugikan. Pasalnya, tunjangan profesi merupakan hak para guru yang telah mendapatkan sertifikasi dan memenuhi persyaratan mengajar 24 dalam waktu satu minggu.

Jika hal tersebut terus berulang setiap tahunnya, maka akan menjadi preseden buruk. Pemerintah kerap kali menyalahkan daerah jika segala tugas yang menjadi tanggungjawab daerah terabaikan atau terlambat.

"Menteri sering tidak tahu kalau keterlambatan itu juga bersumber dari pihak kementerian," tandasnya.

Menurutnya, keterlambatan itu juga disebabkan karena kisruhnya pendataan data pokok pendidikan. Karena, tunjangan profesi untuk guru jenjang pendidikan dasar (dikdas) menggunakan dapodik.

Namun, dapodik guru dikdas belum sesuai dengan kenyataan yang ada dilapangan. Sementara, untuk guru jenjang pendidikan menengah pendataannya masih dilakukan secara manual.

Sumber: Suara Merdeka

Read More...

Kompetensi Guru Harus Ditingkatkan

Keterlibatan Perguruan Tinggi dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) sekolah disayangkan. Hal tersebut dinilai tidak efektif karena jumlah gurunya saat ini lebih dari cukup.

"Dosen apa harus tinggalkan kuliahnya, mahasiswanya, apa kita kekurangan guru?, kenapa libatkan dosen. Kalau kemampuan (guru) kurang, tingkatkan kemampuan guru, lakukan evaluasi," ujar Anggota Komisi X DPR RI Ita Trijayanti, dalam diskusi di Jakarta Pusat, Sabtu (20/4/2013), inilah.com.

Dia juga mengatakan apabila UN dijadikan sebagai seleksi untuk memasuki perguruan tinggi seharusnya ketika siswa masuk sebuah perguruan tinggi tidak lagi mengikuti seleksi. "Jika UN titik masuk perguruan tinggi, tapi saat ini masih dilakukan seleksi (masuk perguruan tinggi)," katanya.

Ita mengatakan, guru adalah aset di bidang pendidikan, oleh karena itu seharusnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melakukan berbagai upaya dan pelatihan guna meningkatkan kualitas dan kompetensi guru. "Guru tulang punggung pendidikan, intelektual mereka harus ditingkatkan, jangan sampai mereka jadi katak dalam tempurung," kata dia.

Sebelumnya dalam melakukan pengawasan Ujian Nasional pihak Kemdikbud melibatkan pihak perguruan tinggi guna mengawasi dan mengkoordinir soal serta panitia pelaksana UN.

Sebagai info bahwa keterlibatan dosen perguruan tinggi dalam UN 2013 lebih banyak dibandingkan dengan ujian nasional tahun-tahun sebelumnya. Perguruan Tinggi Negeri adalah penyelenggara UN disamping Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dalam rangka membantu tugas Menteri dan bekerjasama dengan Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Luar Negeri, Kepolisian Republik Indonesia, dan lainnya.

Bahkan Pengawas satuan pendidikan yang berasal dari perguruan tinggi juga berkewajiban mengumpulkan amplop LJUN yang telah dilem oleh pengawas ruang UN. Selain itu Pengawas satuan pendidikan dari perguruan tinggi mengirimkan amplop LJUN ke perguruan tinggi negeri untuk dilakukan pemindaian.


Sumber: Dari berbagai sumber yang kredibel

Read More...

Guru Belum Bersertifikat Akan Diuji

Sejumlah guru yang belum mengikuti sertifikasi dijadwalkan mengikuti uji kompetensi pada pertengahan Mei nanti. Uji kompetensi ini untuk memetakan kompetensi guru, seperti yang dilakukan kepada guru bersertifikat di tahun lalu.

"Uji kompetensi untuk tahun ini diikuti guru-guru yang belum ikut sertifikasi guru. Para guru yang ikut, yang namanya masuk dalam database kami yang didaftarkan dinas pendidikan daerahnya," kata Unifah Rosyidi, Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidik, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan, di Jakarta, Rabu (17/4/2013).

Menurut Unifah, hingga Senin sore 15 April tercatat ada 623.489.000 guru TK-SMA/SMK yang ikut pendaftaran uji kompetensi. Pendaftaran tersebut akan ditutup Selasa ini oleh dinas pendidikan daerah.

Uji kompetensi guru yang tahun lalu sudah dilakukan untuk guru bersertifikat, ujar Unifah, bukan untuk menentukan kelulusan guru agar bisa ikut sertifikasi. Kemendikbud memang pernah menggelar uji kompetensi awal (UKA) untuk calon guru yang masuk dalam kuota sertifikasi tahun lalu.

Penyelenggaraan uji kompetensi guru ini untuk pemetaan kompetensi guru-guru. Adapun untuk bisa ikut sertifikasi, kami mengacu pada aturan yang ada, yakni melihat usia dan golongan masa kerja, kata Unifah yang juga pengajar di Universitas Negeri Jakarta.

Selain itu, untuk sertifikasi tahun 2013, yang juga diprioritaskan ialah para guru yang gagal di UKA 2012, tetapi sudah mengikuti pelatihan, serta guru yang tidak lulus dalam pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG) tahun 2011.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sahiri Hermawan mengatakan, uji kompetensi guru untuk pemetaan memang dibutuhkan untuk mendukung kebijakan pembinaan guru secara tepat.

"Kami menagih janji pemerintah untuk membina guru secara berkelanjutan dengan memakai hasil pemetaan uji kompetensi. Seharusnya sudah dimulai tahun ini. Tetapi pemerintah justru menjadikannya pelatihan guru untuk melaksanakan Kurikulum 2013. Hal ini tetap tidak memperbaiki kondisi guru yang memang dari hasil uji kompetensinya masih memprihatinkan," kata Sahiri.


Sumber: Kompas

Read More...

Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru PAI SMK

Dalam rangka peningkatan kompetensi guru PAI, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI SMK Tingkat Kabupaten Pekalongan menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru PAI (Pendidikan Agama Islam) tingkat SMK. Bekerja sama dengan Balai Diklat Keagamaan Semarang, Senin, 29 Desember s/d 13 Januari 2013, bertempat di Aula SMKN 01 Kedungwuni Kab. Pekalongan acara diselenggarakan satu minggu yang di bagi dalam tiga tahap. Dihadiri oleh 50 peserta dari guru-guru PAI se-Kabupeten Pekalongan.

Peserta begitu antusias terlihat bersemangat dalam mengikuti kegiatan tersebut dan sesekali terdengar gelak tawa dari peserta dikarenaka bukan hanya materi yang diberikan kepada peserta tetapi terkadang pemateri memberikan beberapa permainan agar peserta tidah jenuh dan dapat menimbulkan rasa solidaritas sesama peserta.

Menurut Ketua penyelenggara acara pelatihan Mufasiroh, MSI yang didampingi oleh sekretaris panitia Rahmi Nuzulia, M.Pd.I menerangkan acara tersebut rencananya dilaksanakan dalam satu minggu yang dibagi dalam tiga tahap yaitu tahap I, 29 – 31 Desember 2012, tahap II, 5 – 7 Januari 2013 dan tahap III, 13 Januari 2013, di ikuti oleh 50 guru-guru PAI, Pemateri yaitu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Pekalongan Drs. H. Umaidi, M.Si membawakan materi ”Peran Guru dalam Membangun Budaya dan Karakter Bangsa”, Kasi Mapenda Kab.Pekalongan Drs. H.Herman Helmi dengan materi ”Kompetensi Guru PAI”, dosen STAIN Pekalongan Dr. H.Muhlisin, M.Ag dengan ”Konsep Dasar Karya Tulis Ilmiah” dan dari balai Diklat “Pengembangan Keprofesionalan Berkelanjutan” Rr. Sri Sukarni Katamwatiningsih, M.Pd, Drs. Mukhroji Arifin, S.Ag, M.Pd.

Acara yang dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab Pekalongan Drs. H. Umaidi, M,. dalam sambutan mengatakan, pelatihan ini sangatlah bagus karena untuk meningkatkan kualitas, kompetensi serta kualitas guru PAI SMK dalam mengajar peserta didik. Dan guru sebagai seorang pengajar sebisanya dapat berinofasi dalam mengajar agar bisa dengan mudah diterima oleh siswanya.

Kepala Kankemenag Kab. Pekalongan Dr. H. A. Umar MA, dalam sambutannya juga berpesan dalam menghadapi peserta didik. Pembelajaran yang diterapkan secara tepat adalah pembelajaran holistik. Dalam metode tersebut, setiap materi disampaikan secara keseluruhan, Oleh karena itu, banyak-banyaklah menggunakan media pembelajaran secara praktek, bukan dengan berasosiasi (membayangkan),” urainya.

Sumber: Kemenag

Read More...

Guru Peserta PPG Diminta Perkuat Kompetensi Sosial

Guru agama Islam se-wilayah Prov. Jawa Tengah yang mengikuti program sertifikasi guru lewat Pendidikan Profesi Guru (PPG) di LPTK Rayon 206 IAIN Walisongo Semarang dilepas untuk praktik mengajar.

Sejumlah 120 guru mengikuti Praktik Pengalaman Lapangan Kependidikan (PPLK) di 12 madrasah di wilayah Kota Semarang dan Kendal. Madrasah dimaksud adalah MAN I Semarang, MAN II Semarang, MAN Kendal, MTsN I Semarang, MTsN II Semarang, MTsN Kendal, MTs Darul Ulum, MTs Syaroful Millah, MTs Al Wathoniyyah, MIN Sumurejo, MI Darul Ulum dan MIN Bugangin Kendal.

Guru agama Islam dalam rumpun keilmuan fiqh, aqidah akhlak, al-Qur’an hadits dan guru kelas MI dituntut menunjukkan sikap profesional. Hal tersebut diungkapkan oleh Dr H Suja’i MAg selaku Dekan Tarbiyah saat upacara pelepasan PPLK di halaman kantor Tarbiyah, Selasa (9/4).

Membentuk jiwa sosial bagi guru sangat mutlak. Kalau guru, lanjut Suja’i, tidak mempunyai kompetensi sosial, sudah barang tentu cara berfikirnya menjadi aneh.

“Guru tidak diperbolehkan mempunyai sikap individual yang menonjol” tegasnya. Sebab individualisme dan egoisme guru akan menjadikan lingkungan sekolah tidak menghargai. Untuk itu, selama PPLK berlangsung peserta PPG diharapkan mampu belajar dengan lingkungan baru. “Berikan kontribusi positif untuk madrasah tempat praktik” pungkasnya.

Kepala Kemenag Kota Semarang Taufik Rahman dalam sambutannya menegaskan pentingnya inovasi guru. “Guru profesional itu harus menunjukkan kecerdasannya dalam mendidik bangsa” tegas Taufiq di hadapan peserta PPLK dan dosen pembimbing. Bangsa ini akan maju berkat kontribusi para guru, termasuk guru agama Islam. Jadi membangun karakter siswa dapat dimulai dengan pembinaan mental oleh guru agama.

Sumber: IAIN Walisongo

Read More...

Monday, April 8, 2013

Jadwal Uji Kompetensi 2013 Diundur ke Bulan Mei

Jadwal Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru 2013 mengalami perubahan. Penyelenggaraan UKG 2013 menurut jadwal semula akan digelar tanggal 2 April s.d. 12 April 2013, dirubah atau dimundurkan ke bulan Mei tahun 2013 (hari dan tanggal belum ditetapkan). Alasan perubahan pelaksanaan UKG tersebut dikarenakan anggaran pelaksanaan UKG masih dalam proses pembahasan ulang untuk proses pencairan dananya.

Untuk mengantisipasi kesalahan mengenali jadwal, Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidik Kemdikbud mengirim surat resmi kepada para kepala LPMP se-Indonesia.



Selain penyampaian perubahan jadwal, Kemdikbud juga menyampaikan beberapa hal penting lainnya terkait uji kompetensi tahun 2013, diataranya permasalahan verifikasi kelayakan tempat uji kompetensi guru (TUKG) dan menunjuk operator yang kompeten untuk menjamin kelancaran dan ketepatan waktu pelaksanaan UKG online oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, tugas tersebut wajib dilakukan.

Selain itu Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, yang belum selesai melakukan ploting peserta ke masing-masing TUKG masih diberi kesempatan sampai dengan tanggal 30 Maret 2013.

Terkait mata pelajaran, karena tidak adanya mata pelajaran TIK pada struktur kurikulum SMP dan SMA tahun 2013, maka UKG tahun 2013 tidak ada mata uji TIK. Oleh karena itu, peserta UKG mata Pelajaran TIK dapat merubah ke mata peïajaran lain yang sesuai dengan ketentuan dan persyaratan peserta sertîfikasi guru. Perubahan mata pelaiaran masih dimungkinkan dan diberi kesempatan sampai dengan tanggal 13 April 2013 (mekanisme perubahan akan disampaikan melalui AP2SG).

Pihak Kemdikbud masih menemukan kesalahan NUPTK peserta, untuk itu mohon dapat dikoordinasikan dengan kabupaten/kota konfirmasi data yang dikirim melalui e-mail untuk diverifikasi ulang kebenaran NUPTK serta pihak Kemdikbud menerima hasilnya paling lambat tanggal 30 Maret 2013.

Apabila anda menunggu Panduan pelaksanaan UKG 2013, pihak Kemdikbud sudah menyampaikan pesannya bahwa mereka masih memprosesnya / menyelesaikannya, dimana akan disampaikan kemudian oleh Kemdikbud.

Demikian informasi Jadwal Uji Kompetensi 2013 kami sampaikan, semoga bermanfaat! Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!


Sumber: Surat Kepala Pusat Pengembangan Profesi Pendidik
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud)
No surat : 05503/J2/LL/2013


Read More...

Kisi-Kisi Uji Kompetensi Tahun 2013

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menginformasikan bahwa terkait tahap verifikasi data guru, daftar guru belum bersertifikat pendidik dan panduan penetapan peserta sertifikasi guru tahun 2013 terdapat beberapa files yang perlu difahami dan dipelajari oleh Bapak/Ibu Guru terutama yang terkait kegiatan sertifikasi guru / uji kompetensi tahun 2013.

Panduan-panduan penting yang dimaksudkan terdiri dari Kisi-Kisi Uji Kompetensi (UK) Tahun 2013, Daftar guru belum bersertifikat pendidik, serta panduan Sertifikasi Guru dalam jabatan Tahun 2013 : Buku 1. Pedoman Penetapan Peserta.



Berikut ini kami akan menyampaikan Kisi-Kisi Uji Kompetensi Tahun 2013 yang merupakan pedoman berharga bagi para guru sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya. Seperangkat panduan untuk Uji Kompetensi Awal dan atau Uji Kompetensi Guru dalam rangka sertifikasi guru tahun 2013.

Perlu kita fahami bersama bahwa Guru belum bersertifikat pendidik adalah guru bukan GTT (Guru Tidak Tetap, red.) dan belum memiliki sertifikat pendidik, sertifikasi guru dalam jabatan. Verifikasi data guru bertujuan mendapatkan informasi yang benar sebagai bahan informasi awal dalam penetapan peserta Sertifikasi Guru Dalam Jabatan tahun 2013 dan tahun-tahun berikutnya.

Kisi-kisi Uji Kompetensi 2013


No.Mapel Umum Mapel SMK
1 Guru Kelas TK Download Instrumentasi Industri Download
2 Guru kelas SD Download Teknik Kimia Download
3 SLB Download Teknik Elektronika Download
4 Penjaskes Download TKI Download
5 IPA Download Seni Rupa Download
6 Matematika Download Teknik Bangunan Download
7 Biologi Download Teknik Plambing dan Sanitasi - file belum bisa didownload
8 Fisika Download Teknik survei dan pemetaan - file belum bisa didownload
9 Kimia Download Teknik Ketenagalistrikan Download
10 IPS Download Teknik Pendingin dan tataudara - file belum bisa didownload
11 Ekonomi Download Teknik Mesin Download
12 Sosiologi Download Teknik otomotif Download
13 Antropologi Download Tek Pswt Udara Download
14 Geografi Download Teknik Perkapalan Download
15 Sejarah Download Teknologi Tekstil Download
16 PKN Download Teknik Grafika Download
17 Bahasa Inggris Download Geologi Pertambangan Download
18 Bahasa Indonesia Download Pelayaran Download
19 Bahasa Arab Download Teknik Industri Download
20 Bahasa Jerman Download Teknik Perminyakan Download
21 Bahasa Perancis Download Teknik Telekomunikasi Download
22 Bahasa Mandarin Download Teknik Broadcasting Download
23 TKI Download Kesehatan Download
24 KKPI Download Perawatan Sosial Download
25 Kewirausahaan Download Seni Budaya Download
26 Bimbingan Konseling Download Desain Produksi Kria Download
27 Bahasa Jepang Download Pariwisata Download
28 Bahasa Jawa Download Tata Boga Download
29 Bahasa Sunda Download Tata Kecantikan Download
30 -- Tata Busana Download
31 -- Agribisnis Produksi Tanaman Download
32 -- Agribisnis Produksi Ternak Download
33 -- Agribisnis Sumberdaya Perairan Download
34 -- Mekanisasi Pertanian Download
35 -- Agribisnis Hsl Pertanian Download
36 -- Penyuluhan pertanian Download
37 -- Kehutanan Download
38 -- Administrasi Perkantoran Download
39 -- Keuangan Download
40 -- Tata Niaga Download


Demikian penyajian files Kisi-kisi Uji Kompetensi Tahun 2013, dengan catatan tentunya ada beberapa file yang kami belum peroleh dari Kemdikbud Insya Allah secepatnya kami informasikan. Besar harapan kami informasi ini dapat membantu Bapak/Ibu Guru dalam mempersiapkan Uji Kompetensi dalam rangka Sertifikasi Guru tahun anggaran 2013. Amin Ya Allah Ya Rabbal Alamin!


Sumber: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan


Read More...

Popular Posts

There was an error in this gadget

Stats

 

Copyright © 2009 by Uji Kompetensi Guru

Template redesign by Mega Sites | Supported by Free Templates