Sponsored Links

Monday, April 22, 2013

UN Dinilai Tidak Perlu Jika Kurikulum 2013 Berjalan

Anggota Komisi X DPR RI Djamal Aziz menegaskan, bilamana Kurikulum 2013 sudah berjalan maka tidak perlu ada lagi Ujian Nasional (UN). Karena buku pegangan guru yang disebut Babon atau Buku Induk Pembelajaran hanya ada satu pedoman yang berlaku di seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

“Saya berharap dengan buku pegangan guru yang disebut Babon atau Buku Induk Pembelajaran Kurikulum ini para guru punya kreativitas, jadi guru benar-benar akan dimudahkan dan guru tidak perlu menulis lagi,” jelas Djamal Aziz yang akrab dipanggil Habib.

Konsekuensinya, lanjut Habib, yang jelas tidak ada lagi UN. Karena sudah ada Kurikulum baru kenapa harus ada UN. Untuk harus ada perubahan metode dan akan dievaluasi.

Senada dengan Djamal, Wakil Ketua Komisi X DPR RI Asman Abnur usai meninjau pelaksaan UN 2013 di SMK Negeri 2 dan SMA Negeri 3 Batam, Senin (15/4). mengatakan, pihaknya akan melakukan evaluasi dan setelah dari Batam ini kita akan mengadakan Rapat Kerja (Raker) dengan Mendikbud. “Kasus yang muncul terutama tertundanya UN di 11 Provinsi akan kita evaluasi, dan masing-masing fraksi yang ada di Komisi X akan menentukan sikapnya,” ungkap Asman.

Sebagai info, Buku Babon didesain untuk memfasilitasi guru melakukan tugas mengajarnya dan peserta didik mengikuti kegiatan belajar mengajar. Buku Babon direncanakan untuk memuat isi mata pelajaran, metode mengajar, dan metode evaluasi. Dengan ketiga komponen tersebut, guru diharapkan dapat melakukan diagnosis terhadap kesulitan belajar peserta didik dan peserta didik diharapkan akan mengetahui pada topik bahasan yang mana dia mengalami kesulitan untuk memahaminya. Keberadaan Buku Babon merupakan standar minimum yang harus dicapai oleh setiap siswa. Jika ada satuan pendidikan yang mampu untuk mencapai lebih tinggi dari standar yang ditetapkan pada Buku Babon Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tidak melarangnya, bahkan mendorong setiap satuan pendidikan dapat mencapai target yang lebih tinggi.

Sumber: Pikiran Rakyat

Artikel Terkait:

Comments :

0 comments to “UN Dinilai Tidak Perlu Jika Kurikulum 2013 Berjalan”

Post a Comment

Stats

 

Copyright © 2009 - 2016 by Uji Kompetensi Guru

Template redesign by Mega Sites | Supported by Free Templates