Sponsored Links

Tuesday, October 9, 2012

Daerah di Papua yang belum terjadwal UKG Online II

Beberapa daerah di Papua belum terjadwal UKG Online tahap II. Pelaksanaan UKG Guru Tahap II di Kabupaten/kota tersebut kemungkinan tetap dilaksanakan namun kami lihat jadwal UKG tahap II untuk wilayah ini berdasarkan data Panitia (Kemdikbud) belum/tidak ditampilkan. Tampaknya di daerah ini adanya keterbatasan perangkat jaringan internet sehingga bisa saja UKG tetap dijalankan namun dengan sistem offline alias manual. Beberapa daerah yang kami maksudkan diantaranya : Kabupaten Asmat, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Deiyai, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Kepulauan Yapen, Kabupaten Lanny Jaya, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Mamberamo Tengah, Kabupaten Mappi, Kabupaten Merauke, Kabupaten Mimika, Kabupaten Nduga, Kabupaten Paniai, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kabupaten Puncak, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Supiori, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Waropen, Kabupaten Yahukimo, dan Kabupaten Yalimo.

Sebagaimana di daerah lainnya di Indonesia, profesionalisme guru di Papua juga diselenggarakan melalui pengembangan diri yang dilakukan secara demokratis, berkeadilan, tidak diskriminatif, dan berkelanjutan dengan menjunjung tinggi hak asasi manusia dan kode etik profesi. Pengembangan keprofesian berkelanjutan melalui upaya peningkatan kompetensi guru yang dilaksanakan dan diperuntukan bagi semua guru baik yang sudah bersertifikat maupun belum bersertifikat. Sehubungan dengan itu, uji kompetensi guru (UKG) dilakukan untuk pemetaan kompetensi, pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) dan sebagai entry point penilaian kinerja guru (PKG). Dengan demikian UKG bukan merupakan resertifikasi atau uji kompetensi ulang maupun untuk memutus tunjangan profesi.

Memang dalam aturan UKG Kemdikbud, bahwa sistem manual atau sistem paper-pencil-test dilaksanakan pada daerah yang tidak terjangkau jaringan internet dan tidak memiliki laboratorium komputer yang terhubung dalam jaringan intranet. Sedangkan sistem ujian online dilaksanakan pada daerah yang terjangkau jaringan internet dan memiliki

Sistem manual bisa dilaksanakan, tapi harus pada tempat yang memenuhi sejumlah persyaratan, diataranya bahwa tempat UKG dengan menggunakan sistem manual (paper-pencil-test) direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten dan disetujui oleh Badan PSDMPK-PMP.

Tatacara Pendaftaran tempat UKG :



1. LPMP mengkoordinasikan pendaftaran tempat UKG untuk masing-masing kabupaten/kota.

2. Dinas mengusulkan tempat UKG kepada LPMP sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan.

3. LPMP melakukan klarifikasi tempat UKG dengan tujuan memastikan semua persyaratan terpenuhi untuk kelancaran pelaksanaan UKG. Penempatan atau distribusi guru ke lokasi atau tempat UKG ditentukan berdasarkan domisili atau tempat tinggal guru yang bersangkutan. Distribusi guru tersebut dilakukan oleh LPMP bersama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. Setiap peserta UKG online hanya dapat mengikuti ujian pada tempat UKG yang telah ditentukan.

Tentunya kita semua berharap bahwa Pelaksanaan UKG Guru Tahap II di Provinsi Papua akan berlangsung dengan lancar dibandingkan tahap I. Sebab, Mendikbud Muhammad Nuh menjamin bahwa pelaksanaan UKG II akan lebih baik. Oleh karena itu, menurutnya, guru peserta tidak perlu khawatir. Semua persiapannya sudah dilakukan lebih baik. Menurutnya para guru peserta tak usah berpikir terlalu jauh. UKG dilakukan demi kebaikan dan untuk pemetaan. Persiapkan diri sebaik-baiknya. Semoga saja UKG di Papua berjalan dengan lancar, Amin Ya Rabbal Alamin!

Demikian info program UKG Tahap II di wilayah ini, semoga bermanfaat, Amin Ya Rabbal Alamin!. Terima kasih!

Artikel Terkait:

Comments :

0 comments to “Daerah di Papua yang belum terjadwal UKG Online II”

Post a Comment

Stats

 

Copyright © 2009 - 2016 by Uji Kompetensi Guru

Template redesign by Mega Sites | Supported by Free Templates