Sponsored Links

Sunday, October 28, 2012

Hasil Sementara UKG Online Tahap II

Hasil sementara UKG Gelombang pertama sudah disampaikan. Gambaran kelulusan tersebut menempatkan Provinsi DI Yogyakarta sebagai ranking pertama nasional. Sedangkan untuk UKG Gelombang Kedua hasilnya masih belum dipublikasikan oleh Pemerintah. Sekitar bulan Agustus Kemdikbud mengeluarkan hasil sementara UKG 2012. Tercatat, nilai rata-rata sementara UKG hanya 44,55, dengan nilai tertinggi 91,12 dan nilai terendah adalah nol. Nilai rata-rata sementara itu diperoleh berdasarkan pengolahan 243.619 data peserta dari 373.415 guru yang telah selesai mengikuti UKG sampai dengan hari ketiga (1/8/2012). Nilai rata-rata ujian tertinggi diraih oleh para guru di Provinsi DI Yogyakarta, sementara nilai rata-rata terendah diperoleh Provinsi Maluku.

UKG diikuti lebih dari satu juta guru bersertifikat. Sengaja digelar untuk mendapatkan peta kompetensi dalam rangka melakukan pembinaan selanjutnya.

Untuk tahap kedua, rekapan sementara wilayah Provinsi Banten sangat memprihatinkan. Salah satu indikatornya yakni dari 30.800 guru yang mengikuti uji kompetensi guru (UKG) pada tahun 2012 ini, yang dinyatakan lulus hanya sebanyak 7 ribu orang. Itu berarti sekitar 75 persen guru tidak lulus UKG. Lebih memprihatinkan lagi, yang tidak lulus UKG tersebut juga termasuk sejumlah kepala sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten Hudaya Latuconsina menegaskan, hasil UKG di Banten tergolong cukup buruk karena guru yang lulus jumlahnya lebih sedikit ketimbang yang lulus. Apalagi, yang tidak lulus UKG bukan hanya guru biasa, tetapi juga ada sejumlah kepala sekokah.

Menurut Hudaya, penyebab utama banyaknya guru yang tidak lulus UKG karena tidak memiliki pengetahuan terhadap materi bahan ajar dan minimnya kemampuan pedagogik. Hudaya menyatakan, untuk meningkatkan kualitas guru, Dinas Pendidikan (Dindik) Banten berencana melakukan training of trainer (TOT) untuk para guru, terutama guru yang lulus UKG. Selanjutnya yang terbaik dari para guru akan dijadikan master of training (MOT). Setelah itu, di setiap kabupaten/kota akan dibangun pusat pengembangan budaya kerja guru yang dapat digunakan sebagai tempat berkumpulnya komunitas guru-guru pelajaran yang secara khusus dapat berkomunikasi tentang peningkatan kapasitas guru.

yang lainnya yaitu pelaksanaan UKG online tahap II di Kabupaten Banjarnegara dilaporkan tidak sepenuhnya berjalan mulus. Setidaknya bagi 264 guru yang terpaksa harus mengikuti UKG online pada 2013 mendatang. Seperti dikatakan Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dindikpora Banjarengara Zaenati Sumarni, sebenarnya ada 903 guru bersertifikasi yang ikut dalam UKG tahap II yang berlangsung 2 sampai 4 Oktober lalu.

"Dari 264 guru tersebut, 60 diantaranya gagal login dan sisanya tidak hadir," ujarnya. Mereka yang tidak hadir dikarenakan sakit, memasuki masa pensiun dan sedang menunaikan ibadah haji. Ada juga yang sudah meninggal. Terkait kegagalan saat login, menurutnya karena kembali terjadi gangguan server dari pusat dan data yang masuk tidak sama seperti antara nomor peserta dan mata pelajaran yang diajarkan.

Sementara hasil UKG selanjutnya akan dianalisis menurut masing-masing mata pelajaran. Sehingga bisa diketahui sejauh mana peningkatan kualitas guru yang ada. Hal itu dilakukan agar masing-masing guru tahu dimana letak kekurangan dan kelebihannya. Sebab dengan melihat hasil UKG tentu mereka akan tahu sendiri sejauhmana kemampuannya selama ini. Karena materi UKG yang dikerjakan sesuai dengan kompetensi masing-masing guru.“ Apakah semakin baik atau malah menurun, semua bisa dilihat melalui hasil UKG, ini adalah bahan untuk pemetaan saja,” tambah Athit.

Diolah dari berbagai sumber

Artikel Terkait:

Comments :

0 comments to “Hasil Sementara UKG Online Tahap II”

Post a Comment

Stats

 

Copyright © 2009 by Uji Kompetensi Guru

Template redesign by Mega Sites | Supported by Free Templates