Sponsored Links

Wednesday, August 29, 2012

Pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru 2012

Sertifikasi Guru merupakan salah satu bentuk sertifikasi profesional. Sebagai konsekuensi dari pemberian sertifikasi ini, Pemerintah berkewajiban untuk memberikan tunjangan profesi kepada guru yang bersertifikasi. Tujuan dari pemberian tunjangan guru tersebut disamping untuk meningkatkan mutu guru juga meningkatkan kesejahteraan guru, agar para guru bersemangat dalam melaksanakan tugasnya dan mendapatkan tempat yang baik di mata masyarakat. Memang semenjak guru menerima dana sertifikasi, kesejahteraan guru meningkat dan ini tergambar dari setiap penampilan para guru dimana saja berada. Katakanlah dana tersebut digunakan untuk beli pakaian, motor, mobil, rumah dan sebagainya. Itu semua bentuk imple­mentasi kesejahteraan yang didam­bakan semua masyarakat seperti yang tercantum dalam Pancasila.

Tetapi pemberian tunjangan / rapel sertifikasi guru tahun 2012 masih ada masalah, disamping ada keterlambatan untuk sejumlah daerah juga adanya pemotongan (diluar) pajak penghasilan (red.)

Contoh untuk yang telat menerima tunjangan adalah guru-guru di daerah Sragen untuk Juni-Juli. Tunjangan sertifikasi itu akan dirapel tiga bulan mulai Juni, Juli dan Agustus senilai Rp44 miliar. Menurut Kabid Tenaga Kependidikan (Tendik) Dinas Pendidikan (Disdik) Sragen, Turdiyanto bahwa realisasi pembayaran tunjangan sertifikasi direncanakan empat tahap. Tahap I diberikan untuk Januari-Februari, tahap II direalisasikan Maret-Mei, tahap III bakal dibayarkan Juni-Agustus dan tahap IV direalisasikan untuk September-Desember.

Berbeda dengan guru PNS di Kota Surakarta, mereka bernasib mujur. Betapa tidak belum ada sebulan tunjangan sertifikasi triwulan pertama dicairkan, kini tunjangan triwulan kedua sudah ditransfer ke rekening para guru yang telah tersertifikasi tersebut. Anggaran sebesar Rp 32.674.752.400 tersebut diperuntukkan bagi 3.823 guru jenjang TK, SD, SMP, SMA, SMK. Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Surakarta, Sulardi mengatakan, sudah pentransferan tunjangan telah dilakukan ke bank.

Dari Padang dilaporkan bahwa sekitar 4.345 guru yang telah lulus sertifikasi belum bisa menerima tunjangan di lebaran ini. Pasalnya, mereka dipastikan akan menerima tunjangan sertifikasi triwulan kedua usai Lebaran. Sebaliknya, kabar gembira bagi 2.923 guru PNS nonsertifikasi. Mereka sudah bisa menikmati dana tambahan penghasilan (tamsil) yang dibayarkan Rp 1,5 juta per orang yang sudah dicairkan kepada bendahara masing-masing sekolah dan sudah bisa diambil oleh guru yang bersangkutan.

Tunjangan sertifikasi idealnya dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Besarnya satu kali gaji pokok yang diterima guru selama 1 bulan. Selain tunjangan sertifikasi, Dinas Pendidikan Banyuwangi juga mencairkan tunjangan non-sertifikasi bagi 2.103 guru sekolah negeri. Total anggaran yang dicairkan sebesar Rp 3, 15 miliar.

Anggaran tunjangan non-sertifikasi ini berasal dari Angaran Pendapatan dan Belanja Daerah Banyuwangi. Tunjangan ini dikhususkan bagi guru sekolah negeri yang belum menerima sertifikasi dari pemerintah pusat. Masing-masing guru mendapat Rp 250 ribu per bulan.

Artikel Terkait:

Comments :

0 comments to “Pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru 2012”

Post a Comment

Stats

 

Copyright © 2009 by Uji Kompetensi Guru

Template redesign by Mega Sites | Supported by Free Templates